Lobster Air Tawar(LAT) atau Freshwater Crayfish adalah salah satu genus yang termasuk dalam kelompok udang(crustacea) air tawar yang secara alami memiliki ukuran tubuh relatif besar serta memiliki siklus hidup hanya di lingkungan air tawar. Memiliki ciri morfologi umum tubuh terbagi menjadi 2 bagian, yakni kepala(chepalothorax) dan badan(abdomen). Lobster air tawar tidak memiliki tulang dalam(internal skeleton), tetapi seluruh permukaan tubuh dan organ luarnya terbungkus cangkang(eksternal skeleton). Ini berarti dari bagian ekor hingga kepala lobster air tawar berisi daging yang kenyal dan tentu saja gurih serta lezat rasanya. :)
Berikut ini adalah kategori produk lobster air tawar yang disediakan oleh Igebe Farm. Tersedia untuk tujuan budidaya maupun konsumsi.
|
|
1. Indukan
|
faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan budidaya lobster air tawar terkait kadar oksigen terlarut, kadar karbondioksida, derajat keasaman, suhu air, aklinitas atau kesadahan, serta kadar amonia dalam air. Selain itu pemilihan calon indukan yang tepat juga perlu dilakukan agar mendapatkan hasil lobster yang berkualitas(mencapai ukuran minimal 2”/ekor pada usia 2 bulan dan berat minimal 85gr/ekor pada usia 7 bulan).
Rekomendasi calon indukan lobster air tawar Jenis Red Claw Walkamin bisa diperoleh melalui Igebe Farm yang memiliki kualitas calon indukan dari grade A dan bukan inbreeding(Jantan dan Betina dari satu indukan).
|
|
|
2. Benih
|
|
Jika indukan yang dimiliki Igebe Farm adalah indukan yang memiliki kualitas grade A, maka tidak diragukan lagi benih yang dihasilkan adalah benih dengan kualitas yang baik. Akan tetapi dalam pembesaran LAT tetap harus didukung dengan metode perawatan dan pemberian pakan sesuai aturan.
|
|
|
3. Konsumsi
|
|
Tidak ada ukuran yang ditetapkan untuk LAT yang layak dikonsumsi. Akan tetapi Igebe Farm sedapat mungkin mengusahakan agar LAT yang diproduksi untuk dikonsumsi mencapai ukuran berat minimal 75 gram/ekor.
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar